Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sastra

Tari Cokek

Keadilan

kala kematian melantunkan sajak seketika orang itu mati mati mewariskan segumpal nyawa yang suci yang hanya bisa menangis dan mengerang disisinya sang suami tertegun meratap pada jasad yang tak kunjung bangun bibirnya getar getir seraya menghujat kepada Tuhan “Tuhan, mengapa Engkau berperilaku tidak adil?” hanya hening yang menjawab di tengah haru sedih mata yang sembab akhirnya Tuhan menjawab, sang bayi menangis. Rawamangun, 28 Februari 2011 13:48

Abu-abu

Gambar: vebma.com aku menyayangi putih sama seperti putih menyayangi hitam aku mencintai hitam sama seperti hitam mencintai putih aku menghormati mereka sama seperti mereka yang saling menghormati aku menyayangi, mencintai, dan menghormati mereka sama seperti mereka menyayangi, mencintai, dan menghormatiku

Goresan Hujan

Disaat mataku terpejam Terlihat binaran Sirius di matamu Disaat mataku terpejam Aku merasa pelangi menghiasi puspa Tetapi ketika aku terjaga Sang puspa telah murka dan mendera Karena tersapu gelombang waktu Bahkan pelangi pun enggan menyapa hujan Sekalipun hujan tak diiringi Guntur Sekalipun hujan tak lagi merintikan air Aku berterimakasih kepada hujan, Karena hujan membantuku menggoreskan namamu pada cakrawala Jakarta,  04032010

Merajut

Dua buah jarum itu kupegang dalam keeratan pekat terkandung dalam lentik jari seorang gadis perajut mimpi Segumpal benang wol harapan disisihkan dengan rapi tersulam, perlahan merajut reruntuhan rasa, lantah oleh sebuah ucapan. “Aku membencimu!” 29072010

Ulasan Buku Kumpulan Cerpen T(w)ITIT! karya Djenar Mahesa Ayu

Djenar Maesa Ayu lahir di Jakarta, 14 Januari 1973. Ia telah menerbitkan empat kumpulan cerpen berjudul Mereka Bilang, Saya Monyet!, Jangan Main-main (dengan Kelaminmu), Cerita Pendek tentang Cerita Cinta Pendek, 1 Perempuan 14 Laki-laki, dan sebuah novel  berjudul   Nayla . Cerpennya yang berjudul “Menyusu Ayah” menjadi cerpen terbaik Jurnal Perempuan 2003, sementara “Waktu Nayla” meraih penghargaan Cerpen Terbaik Kompas di tahun yang sama. Selain menulis, Djenar juga menyutradai film Mereka Bilang, Saya Monyet! (2008) dan SAIA (2009). Ia mendapat Piala Citra dari kategori Skenario Adaptasi Terbaik bersama Indra Herlambang dan sebagai Sutradara Baru Terbaik pada Festival Film Indonesia 2009. Kumpulan cerpen T(w)ITIT! adalah buku keenam Djenar. Buku Djenar ini dibuat sebagai hadiah ulang tahun untuknya sendiri. Semua cerita yang terdapat dalam kumpulan cerpen pada buku T(w)ITIT dikembangkan berdasarkan status-status jejaring sosial Twitter. Kumpulan cerpen ini terdi...